Menggagas Lembaga Pendidikan Islami di Jakarta Barat


Awalnya adalah sebuah komplek di Jakarta Barat  yang bernama komplek Bojong Indah, beralamat di jalan Belimbing Cengkareng Jakarta Barat, penghuni komplek tersebut mayoritas adalah 70% Chines dan 30% pribumi, hanya ada 10% muslim pada tahun 1979. Pada waktu itu diwajibkan oleh  Pemda Jakarta Barat, setiap komplek harus mempunyai 1 masjid”.  Begitu kata H. Sutan Akbar, beliau adalah salah satu pendiri Yayasan muslim Bojong Indah dan pendiri masjid Al-Mukhlisin (1982). Masjid tersebut berdiri dari sumbangan dana  masyarakat setempat dan dana bantuan dari Pemda DKI Jakarta pada waktu itu. 

Selain membangun masjid, beliau juga mendirikan yayasan bersama masyarakat muslim komplek bojong indah, yayasan itu bernama Yayasan Muslim Bojong Indah Al-Mukhlisin. Bermula ketika membentuk majelis ta’lim (pengajian), karena sering berkumpul di pengajian H.Sutan Akbar dan Masyarakat Muslim Komplek Bojong Indah bersama-sama menuangkan ide/gagasan untuk membangun lembaga pendidikan.

Pada tahun 1982 Pak Sutan Akbar dan bersama penghuni komplek khususnya warga muslim, mendirikan lembaga pendidikan, alasan kenapa harus mendirikan lembaga pendidikan, karena  pada waktu itu jarang sekali sekolah islam dan jika ada sangat jauh. Pertama kali yang didirikan adalah Taman Kanak-kanak (TK), yang jumlah siswanya pada waktu itu sekitar 20 orang dan 3 guru. Tidak sampai disitu pada tahun 1984, H. Sutan Akbar dan warga muslim setempat mendirikan SD dengan jumlah guru 2 orang dan jumlah siswa 30 orang. Seiring dengan berjalannya waktu pada tahun 1991 YPI Al-Mukhlisin berkembang sampai tingkat SMP, dengan jumlah siswa 10 orang dan  guru 8 orang. 

Yayasan Muslim Bojong Indah Al-Mukhlisin berkiprah di bidang Pendidikan islam dan Pengetahuan umum mulai tingkat TK, SD dan SMP. Pada umumnya siswa-siswi TK, SD, SMP Al-Mukhlisin tinggal di luar komplek Bojong Indah, melalui pembicaraan antar orang tua murid kepada orang lain, YPI Muslim Bojong Indah Al-Mukhlisin dikenal masyarakat, karena sekolah tersebut mempunyai reputasi yang baik dari segi pengajar, buku ajaran dan prestasi sekolah, sehingga sekolah tersebut cukup terkenal di daerah sekitar Jakarta Barat, hal ini terbukti dengan jumlah siswa dan guru pada tingkat pendidikan untuk sekarang ini, untuk TK 9 orang guru dan 74 siswa, SD 20 guru dan 400 siswa dan SMP 14 guru dan 200 siswa. 

Seiring bertambahnya siswa-siswi dan guru, baik dari tingkat TK, SD dan SMP dan kondisi gedung yang sudah mulai kurang baik,  Yayasan Muslim Bojong Indah melakukan perubahan, seperti penambahan kelas dan rehabilitasi sekolah. H. Sutan Akbar mengatakan “Alhamdulillah rehabilitasi sekolah Al-Mukhlisin sudah terlaksana dengan mengajukan pembiayaan kepada BPRS Harta Insan Karimah sebesar 1 Miliar Rupiah pada tahun 2017, kami mengetahui produk pembiayaan dari salah seorang karyawan HIK, karena selain kami mengajukan pembiayaan untuk renovasi sekolah, kami juga salah satu nasabah HIK untuk produk Tabungan lembaga pendidikan, dari situ kami mengajukan pembiayaan. Alhamdulillah kami bisa mengajukan pembiayaan dengan sistem Syariah karena membuat hati tenang serta karyawan ramah dan cepat tanggap. Semoga BPRS Harta Insan Karimah bisa membiayai seluruh lembaga pendidikan yang kurang memadai, khususnya fasilitas”. Aamiin.    

Share This Post: